Header Ads

Header ADS

Desa Ancaran Mengenang Detik-detik Proklamasi dan Laksanakan Pawai

SuaraKuningan.com – Acara penuh khidmat sekaligus kesemarakan memperingati HUT RI begitu kentara di Desa Ancaran, Rabu (17/8).

Even yang diselenggarakan untuk membangkitkan semangat nasionalisme seluruh elemen masyarakat ini diisi Upacara Mengenang Detik-Detik Proklamasi ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Ancaran dan direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun.

Upacara dimulai pukul 09.00 WIB di Alun-Alun Desa Ancaran dengan diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, lembaga-lembaga desa, sekolah-sekolah yang ada di Desa Ancaran, Karang Taruna, Padepokan Pusaka Mande Ancaran, dan masyarakat.

Petugas Upacara seluruhnya merupakan komponen pemerintahan, tokoh masyarakat dan guru di Desa Ancaran. Bertindak sebagai Inspektur Upacara : Iing Thohirade (Kepala Desa Ancaran), Pemimpin Upacara: Mugni Hermanto, S.Pd. (Ketua BPD Ancaran); 

Sedangkan Pembawa Acara: Neni (Guru SMPN 5 Kuningan); Pengibar Bendera: Paskibra SMPN 5 Kuningan; Paduan Suara    : Tim Paduan Suara SMPN 5 Kuningan; Pembaca Teks Pancasila: Agung Nugraha (Ketua Karangtaruna Desa Ancaran); Pembaca Naskah UUD 1945: Ade Wahyudin (Sekretaris Desa Ancaran); Pembaca Teks Proklamas: M. Sholeh (Kepala Dusun Puhun Desa Ancaran)

Kemeriahan berlangsung saat pawai yang dimeriahkan oleh Drum Band dari SDN 1 Ancaran, SDN 2 Ancaran dan SDN 3 Ancaran. 

Para warga juga sangat antusias mengikuti pawai dengan mewakili RT masing-masing. Beragam atraksi dari mulai meriam bambu, pencak silat, dan beragam pernak-pernik yang disiapkan oleh warga masyarakat meramaikan pawai tersebut.

Kepala Desa Ancaran, Iing Thohirade, menyatakan kepuasan dan kebanggaannya melihat antusiasme warga dalam mengikuti rangkaian acara tersebut. Acara yang direncanakan secara mendadak ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Beliau berharap kedepannya acara ini dapat dilaksanakan dengan lebih meriah lagi serta dapat semakin memupuk rasa nasionalisme warga Desa Ancaran.(Red)

sumber: http://www.suarakuningan.com/2016/08/desa-ancaran-mengenang-detik-detik.html
Diberdayakan oleh Blogger.