Header Ads

Header ADS

POMP Filariasis Sepi Peminat, Kader Posyandu Ancaran Melakukan "Sweeping"

Dalam rangka pencegahan Penyakit Kaki Gajah (Filariasis), UPTD Puskesmas Kuningan melaksanakan Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis di Desa Ancaran Kecamatan Kuningan dengan dibantu oleh para kader Posyandu pada hari Kamis, 11 Oktober 2018.


"Untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Bebas Kaki Gajah, setiap bulan oktober diadakan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) selama 5 tahun berturut-turut dari tahun 2015 sampai 2020," ujar Atu Durotul Yatimah, petugas dari UPTD Puskesmas Kuningan yang mengkoordinir kegiatan POMP di Desa Ancaran.

Kaki Gajah atau Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh Cacing Filaria dan dapat menular dengan perantara nyamuk sebagai vektor. Filariasis bersifat menahun dan dapat menyebabkan cacat tetap seumur hidup berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin.

Lebih lanjut Atu menjelaskan bahwa jika setelah pelaksanaan POMP Filariasis selama lima tahun berturut-turut ini masih juga ditemukan masyarakat yang terjangkit penyakit Kaki Gajah, maka harus diadakan lagi POMP selama dua tahun berikutnya.

Walaupun sebelumnya telah diadakan sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat, pelaksanaan POMP Filariasis di Desa Ancaran bisa dibilang sepi peminat. Salah satu contohnya di Posyandu Cempaka yang berlokasi di Dusun Pahing Desa Ancaran.

Silvy Ariyanti, kader Posyandu Cempaka yang ikut bertugas membagikan obat menerangkan bahwa dari 367 keluarga yang menjadi target pelayanan Posyandu Cempaka, hanya 6 keluarga yang datang ke Posyandu untuk mengambil obat.

"Posyandu Cempaka melayani 367 KK (Kepala Keluarga) yang tersebar di 7 RT dan dua Dusun, sampai saat ini baru 6 KK yang mengambil obat ke Posyandu," kata Silvy.

Ketika ditanya langkah yang diambil untuk menindaklanjuti kurangnya minat masyarakat, Silvy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Penggerak PKK Desa Ancaran tersebut menerangkan bahwa obat tetap harus didistribusikan dengan cara diantarkan ke rumah-rumah oleh para kader Posyandu yang bertugas.

"Kalau sampai sore masih juga sepi, kami akan melakukan sweeping mengantarkan obat ke rumah-rumah warga," pungkasnya.

http://www.klikkuningan.com/2018/10/pomp-filariasis-sepi-peminat-kader.html
http://www.suarakuningan.com/2018/10/pomp-filariasis-sepi-peminat-kader.html
Diberdayakan oleh Blogger.